Yohanes Chandra Ekajaya Dua Belas Shio

Chandra Ekajaya Imlek Dan Shio
Imlek dan Shio

Yohanes Chandra Ekajaya pernah mengatakan bahwa berdasarkan penanggalan Tionghoa, tahun baru Imlek 2568 pada 2017 Masehi ini menandai dimulainya Shio Ayam. Pada almanak kini perayaan tahun baru jatuh pada hari Sabtu, 28 Januari 2017, besok. Pada perayaan tersebut, biasanya digelar makan malam bersama keluarga, membersihkan rumah untuk menyapu bersih “kemalangan” tahun lalu dan menyambut “nasib baik” di tahun baru.

 

Selain itu perayaan Imlek tidak lepas dengan pemberian angpao atau amplop merah. Angpao biasanya diberikan oleh yang sudah menikah kepada yang masih belum menikah. Angpau memang menjadi salah satu tradisi masyarakat Tiongkok dalam menyambut Imlek. Sebagian besar anak-anak akan merasa senang saat imlek karena bisa mendapatkan banyak angpau dari keluarga yang dikunjungi. Setelah mereka dewasa, mengunjungi sanak famili saat perayaan imlek akan mengakar sehingga dianggap sebagai budaya.

 

Chandra Ekajaya Imlek Dan Shio
Imlek dan Shio

 

Keluarga yang dikunjungi saat perayaan imlek wajib menyediakan angpao. “Mereka yang wajib memberikan angpau adalah keluarga yang sudah berumah tangga. Sementara yang lajang meski sudah usia dewasa tidak diwajibkan memberikan angpau. Selain itu, melalui momen ini kami bisa kumpul keluarga karena anak termuda semua berkunjung ke rumah yang paling tua,” jelasnya.

 

Kata dia, dalam perayaan imlek setiap rumah warga Tiongkok menyimpan tebu di sudut rumah mereka. Menurut tradisi hal tersebut bermakna agar saat memasuki tahun baru hidup selalu manis dan rejeki yang selalu bertambah. “Dari kecil kami selalu melihat orangtua menyimpan tebu di sudut rumah,” ujarnya.

 

Chandra Ekajaya Imlek Ayam Api
Imlek Ayam Api

 

Yohanes Chandra Ekajaya juga menyampaikan bahwa selain tebu, kue keranjang dan jeruk mandarin juga menjadi pelengkap perayaan imlek ornamen lainnya, seperti lampion, mercon dan gambar-gambar penuh makna. Namun diantara semua itu, hal yang dianggap penting adalah hubungan persaudaraan yang semakin erat karena silaturahmi terjaga dengan baik. “Apalagi dengan kumpul bersama anak-anak kerabat, kita saling mengenal satu sama lainnya,” tutup Robert. Itulah yang menyebabkan suasana imlek dan dan dua belas shio menjadi erat dan penuh makna yang sangat membahagiakan. Inilah wujud sesungguhnya dari Imlek.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*