Yohanes Chandra Ekajaya Buat Teh Celup

J Chandra Ekajaya & J Wijanarko Seduh Teh

Teh Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya

Siapa yang mengatakan bahwa membuat teh celup sangat mudah? Hal itu tidak berlaku bagi Yohanes Chandra Ekajaya. Sudah lama ia berusaha membuat teh celup sendiri, tetapi selalu gagal dan tidak pernah berhasil. Mungkin banyak orang yang menganggap kisah ini gila atau mustahil. Tetapi kejadian ini benar-benar terjadi karena pemuda ini mempunyai phobia terhadap hal-hal yang dicelup.

Teh celup adalah hal paling mengerikan yang bisa dibayangkan oleh Yohanes Chandra Ekajaya. Bagaimana mungkin sebuah persegi panjang kecil dicelupkan ke dalam sebuah gelas yang berisi air panas. Tentu saja itu hal yang menggelikan dan mengerikan serta menyeramkan.

Bayangan dirinya tercelup ke dalam air dan warna kulitnya mulai memudar perlahan lewat serat-serat lemak dan darah yang kemudian membuat warna air menjadi keruh selalu muncul saat ada orang yang menyelupkan teh ke dalam gelas air di depan dirinya. Yohanes Chandra Ekajaya selalu merasa ngeri dengan phobianya sendiri. Karena jenis phobianya memang sangat aneh.

J Chandra Ekajaya & J Wijanarko Seduh Teh

Pada beberapa kesempatan, Yohanes Chandra Ekajaya sudah berupaya untuk menyembuhkan dirinya dari penyakit phobia akut yang melandanya. Bermacam-macam dokter, dari dokter yang mengurus bagian fisik hingga jiwa manusia. Kemudian ada dukun serta pengobatan alternatif, tetapi percuma saja. Phobia yang diidapnya sejak kecil ini tidak kunjung sembuh.

Teman-teman dan sahabat Yohanes Chandra Ekajaya pun sudah beberap kali mencoba untuk membantunya. Tetapi karena reaksi yang diberikannya berlebihan, justru banyak teman yang kemudian menjauhinya. Karena tidak tahan dengan segala kondisi yang menyerangnya tersebut, pria muda ini lebih sering mengurung dirinya sendiri ke dalam kesepian dan kesunyian.

Sebenarnya kondisi yang sedang dialami oleh Yohanes Chandra Ekajaya sangat memprihatinkan. Pernah suatu kali ia memaksakan diri membuat teh celup. Awalnya ia memasak air hingga mendidih. Lalu setelah itu ia menuangkannya ke dalam gelas. Saat gelas belimbing itu berisi air putih panas, kemudian ia mengambil teh celup. Saat memasukkan teh tersebut ke dalam air, tiba-tiba ia tersedot ke dalam gelas itu. Semua darah dan lemaknya melebur dan bercampur.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*