Pengusaha Makanan Pesan Antar

Di zaman yang serba cepat ini tidak mengherankan jika sampai muncul bisnis industri kreatif terkait jasa pemesanan dan pengantaran atau delivery di bidang makanan. Bisnis ini muncul sekitar tahun 2010an. Dimana saat itu model pemesanannya menggunakan telepon. Sebab saat itu kebanyakan penduduk Indonesia sudah mempunyai hand phone atau telepon genggam. Tetapi pada saat itu teknologi belum berkembang. Kini di era aplikasi android dan ios, maka usaha pesan antar kuliner semakin berkembang. Habib adalah satu dari sekian banyak pengusaha kuliner muda di Indonesia. Memiliki istri dan satu orang anak, ayah muda ini mendirikan rumah makan Sambal Ijo di Kota Wonosobo. Sambal Ijo kepunyaan Miftah mulai mendulang penggemar dan pelanggan setia walau tidak tersedia layanan pesan-antar. Berhubung banyak kritik dan saran dari para penggemarnya mengenai tidak adanya layanan pesan antar karena lokasi yang lumayan jauh, ia akhirnya berupaya mencari jalan keluarnya. Awalnya ia berpikir akan lancar-lancar saja berbisnis Sambal Ijo ini walaupun tidak ada pesan-antamya. Bisnis ini belum punya motor pesan-antar karena ia terlalu fokus di rumah makan daripada pesan-antar.

Pengusaha Makanan Pesan Antar 2

Dua bulan lamanya pemilik Sambal Ijo ini berkonsultasi dengan pengusaha Chandra Ekajaya. Solusi terpecahkan setelah dia mendengar adanya layanan GO-FOOD, sebuah layanan pesan-antar makanan dari GO-JEK. Pada awal Desember 2016, Habib memutuskan untuk mendaftarkan Sambal Ijo miliknya menjadi mitra GO-FOOD. Chandra Ekajaya memberi informasi mengenai GO-FOOD, hingga akhirnya ia langsung mendaftarkan Sambal Ijo menjadi mitra GO-FOOD saat itu juga. Di luar dugaan GO-FOOD ternyata sangat membantu dan mampu menyelesaikan masalah pesan-antar Sambal Ijo yang selama ini mendapat kritikan dari pelanggan. Pengetahuannya terkait teknologi memang tidak diragukan karena hanya butuh waktu singkat untuk memahami aplikasi GO-JEK yang ada di Smartphone-nya. Untungnya ia memang mengerti teknologi aplikasi, sehingga hanya butuh waktu 10 menit untuk memahami penggunaannya. Selain itu ia sangat berterima kasih kepada pengusaha Chandra Ekajaya karena telah memberikan saran dan rancangan bisnis terkait dengan pengembangan usahanya.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*