Pengusaha Keluhkan Perizinan

Dilema. Berdirinya toko modern di satu sisi menunjukkan kemajuan, tetapi di satu sisi mental masyarakat belum siap. Maraknya pembangunan toko modern hingga daerah pelosok, menimbulkan pertanyaan anggota dewan yang duduk di daerah. Pertanyaan itu terutama berkaitan dengan perizinan dan pengawasan toko modern. Para anggota dewan tersebut melihat sudah mulai banyak berdiri toko-toko ritel modern di pelosok-pelosok kabupaten. Karena itu, untuk mendirikan toko modern, para pengusaha tentunya harus memiliki izin untuk usaha toko modern tersebut. Pihak dewan juga belum mengetahui berapa banyak toko-toko modern yang ada di tiap kabupaten di seluruh Indonesia hingga tahun ini. Jadi sifatnya mereka hanya mempertanyakan sejauh mana pengawasan yang dilakukan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait keberadaan toko-toko modern tersebut sehingga dapat dengan mudahnya masuk ke pelosok-pelosok pedesaan. Menanggapi pertanyaan itu beberapa pemerintah daerah dalam keterangan tertulisnya mengatakan, pemberian izin kepada toko modern seperti minimarket, supermarket, department store, dan sebagainya harus melalui tahapan-tahapan yang diatur oleh perbup (Peraturan Bupati), tentang Penataan Toko Modern dan Pembinaan Pedagang Kecil.

Pengusaha Keluhkan Perizinan2

Beliau menambahkan bahwa mereka harus memiliki izin lingkungan, izin pemanfaatan ruang, site plan, IMB (Izin Mendirikan Bangunan), izin ganguan dan lain-lain. Saat ini, misalnya di kabupaten Bantul baru terdapat 549 toko modern, tapi yang tercatat baru 385 toko modern. Sedangkan yang memiliki izin baru sekitar 80 toko modern di seluruh Kabupaten Bantul. Ia melanjutkan bahwa untuk 305 toko modern yang tercatat oleh Pemerintah Kabupaten Bantul dipastikan belum memiliki izin, dikarenakan belum memiliki gedung sendiri. Menurut pengusaha Chandra Ekajaya, hal tersebut jelas menghambat pemberian izin. Berdasarkan data, sampai dengan Maret 2017, telah ada sebanyak 104 permohonan izin usaha toko modern baru yang diajukan ke Pemerintah Kabupaten Bantul. Chandra Ekajaya mengutip perkataan pemda bahwa mereka tidak akan memberi izin terhadap toko modern yang belum memenuhi persyaratan administrasi dan teknis, terutama berkaitan dengan ketentuan bangunan dan peruntukan ruang. Katanya, bila mereka menyalahi peraturan tersebut, maka akan langsung ditolak pemberian izinnya.

 

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*