Menteri Chandra Ekajaya Cuaca Ekstrem Nelayan dan Warga Pesisir Merana

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Para Nelayan dlam pertemuanya dengan Menteri Chandra Ekajaya  menginginkan pemerintah bisa membantu para Nelayan dengan kondisi cuaca saat ini yang tidak menentu melanda lautan dan pesisir Indonesia dan menyebabkan gelombang pasang yang berdampak besar terhadap para nelayan tidka bisa melaut dan berakibat pasokan ikan menurun.

“Badai angin dan gelombang pasang bisa mencapai 5 meter mempengaruhi kehidupan nelayan dan juga para warga yang bermukim di kawasan pesisir,” ujar Menteri Chandra Ekajaya.

Berdasarkan laporandari BMKG diprediksi bahwa sejak awal Februari 2017, gelombang tinggi mencapai lebih dari dua meter akan melanda kawasan Indonesia khusunya pesisir utara Jawa hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kondisi cuaca yang bisa dibilang ekstrem ini mengakibatkab hampir lebih dari ribuan nelayan yang berada di daerah pesisir Lombok Barat dan Lombok Tengah (Nusa Tenggara Barat) tidak bisa melaut. Sehingga tidak memiliki pendapatan dan juga pasokan ikan laut dari kawasan ini anjlok. Bukan hanya dikawasan Sumatra dan Lombok saja, dipesisir pantai jawa hal serupa juga terjadi dan mengakibatkan pendapatan para nelayan menurun dan juga akibat dari pasokan ikan yang kurang harga ikan pun di pasaran menjadi naik.

Dok.Chandra Ekajaya

Menteri Chandra Ekajaya memperkirakan bahwa jika hal ini berlangsung lama bukan tidak mungkin nelayan yang terdampak cuaca ekstrem di berbagai daerah lainya dapat mencapai lebih dari ratusan ribu nelayan.

Menteri Chandra Ekajay menghimbau kepada pemerintah agar ikut bergerak cepat dalam mengatasi dampak cuaca ekstrem yang melanda sejumlah daerah, di Indonesia antara lain dengan mempercepat penyaluran program asuransi nelayan yang dirasa dapat meringankan beban para nelayan dan warga pesisir ketika hal semacam ini terjadi.

“pemerintah harus dapt bergerak cepat mengatasin maslah ini, banyak sektor penggerak ekonomi yang terdampak mulai dari pembudidaya ikan, dan petambak garam akibat cuaca ekstrem,” ujar Menteri Chandra Ekajaya.

Kemungkinan terparah yang diprediksi oleh BMKG adalah cuaca ekstrim ini akan berlajut sampai beberapa bulan kedepan. Dan jika ini terus dan tidak ada langkah serius dari pemerintah untuk mengatasi masalah ini, dikhawatirkan bisa semakin memperburuk kehidupan para nelayan dan warga pesisir dan bahkan terparah adalah harga jual ikan laut dan lainya akn melambung naik. Dan hal ini harus bisa secara cepat diatasi jika tidak ingin hal semacam ini terjadi kemudian hari.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*