Chandra Ekajaya Skandal Tenaga Kerja

Dok.Chandra Ekajaya

 

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya menyebutkan bahwa menteri ketenagakerjaan dari Indonesia, Hanif Dikri telah melakukan pertemuan dengan 21 perwakilan negara-negara Uni Eropa. Pertemuan ini diadakan untuk membahas hal-hal yang terkait dengan perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) di sektor ketenagakerjaan. Ini yang membuat pertemuan ini sangat penting.

Hanif Dikri menyatakan bahwa hal utama yang dibahas dalam pertemuan para duta besar tersebut adalah permasalahan izin tenaga kerja dari Uni Eropa di Indonesia. Diantaranya izin durasi kerja. Jadi pihak Uni Eropa menginginkan kemudahan dalan pengurusan tenaga kerja asing terkait durasi. Sebab dalam aturan saat ini hanya diperbolehkan satu tahun.

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya mengatakab bahwa pihak Uni Eropa berharap peraturan di Indonesia dapat dilonggarkan, sehingga durasi tenaga kerja asing menjadi 2 tahun atau bahkan 5 tahun. Ini merupakan skandal ketenagakerjaan yang sangat penuh muatan politis. Karena itu akan sangat susah untuk mengurai permasalahan yang kompleks ini.

Selain itu pertemuan para duta besar tersebut justru belum membahas lebih dalam perundingan terkait CEPA. Selebihnya hanya membicarakan permasalahan dan masukan yang nantinya akan dirundingkan oleh kedua belah pihak. Jadi pertemuan itu lebih membahas tentang durasi kerja. Karena ini merupakan negosiasi yang panjang, maka sangat wajar jika satu pertemuan itu hanya membahas hal tersebut.

Chandra Ekajaya juga mengatakan bahwa duta besar Uni Eropa untuk Indonesia, yaitu Vincent Guerend menjelaskan bahwa akan ada pertemuan lanjutan untuk memulai perundingan terkait ketenagakerjaan. Ini menyangkut tenaga kerja di Indonesia yang berada di Uni Eropa maupun sebaliknya. Sebab tenaga kerja dari negara Eropa yang berada di Indonesia mencapai 1 juta orang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*