Chandra Ekajaya Review Asus Zenfone 3 dengan seri ZE520KL

Chandra Ekajaya Gunakan Asus Zenfone 3
Asus Zenfone 3

Siapa yang tak tahu dengan Asus, produsen smartphone ini kembali mengeluarkan produk unggulan yaitu Asus Zenfone 3 ZE520KL. Berikut review lengkap dari Chandra Ekajaya selaku pengamat teknologi khususnya smartphone, untuk mengobati rasa penasaran bagi kamu yang mungkin tertarik dengan smartphone terbaru dari ASUS ini.

 

Apa saja sih isi paket penjualan di dalam dus ASUS Zenfone 3 ZE520KL? Saat mimin membuka dusnya yang berdesain minimalis dengan warna hitam itu, beberapa hal yang mimin temukan didalamnya adalah kepala charger berwarna putih, kabel USB Type-C, sebuah pin jarum untuk membuka slot micro SIM dan microSD pada perangkat, buku petunjuk singkat, kartu garansi, dan tentu saja satu unit perangkat ASUS Zenfone 3 itu sendiri.

 

Chandra Ekajaya Dan Asus Zenfone 3
Asus Zenfone 3 Keren

 

Unboxing ASUS Zenfone 3 Indonesia

 

Yap, itu artinya, kamu tidak akan menemukan sebuah handsfree / headset atau earphone di dalamnya kata Chandra Ekajaya. Tapi mungkin bagi kamu yang sudah pernah membeli ASUS ZenEar (earphone original dari ASUS), mungkin hal ini takkan menjadi masalah.

 

Fisik & Desain

 

Dari segi fisik, perangkat yang memiliki ukuran layar 5.2 inch ini sepertinya akan sangat pas di tangan orang Indonesia, punya layar besar yang lega, tapi nggak kebesaran juga. Mimin pun merasa nyaman ketika menggunakannya dengan satu tangan, seperti apa yang pernah dirasakan langsung oleh Chandra Ekajaya.

 

Foto tampak depan Zenfone 3Ia nampak memiliki bezel yang tidak terlalu tebal, khususnya di bagian atas dan bawahnya karena ASUS memanfaatkan bezel bagian bawahnya untuk menempatkan 3 tombol kapasitif yakni back, home, dan recent apps, sehingga “jatah” untuk tampilan layar menjadi lebih lega karena layarnya tak perlu lagi dijejali dengan on screen button.

 

Jika melirik ke bagian atas layar, kita hanya akan menemukan lubang ear piece, kamera 8 megapixel, lampu LED notifikasi, serta sensor proximity yang nyaris tak terlihat dimana letaknya. Sehingga, di bagian panel depan  ini kita takkan menemukan logo ASUS seperti yang bisa ditemukan pada Zenfone 2.

 

Menurut Chandra Ekajaya, desain dari Zenfone 3 ini benar-benar terkesan dan terasa premium deh, jauh berbeda dengan perangkat pendahulunya. Di bagian depan aja, lapisan Corning Gorilla Glass 4 yang melindungi layarnya di desain memiliki sudut melengkung di sisi pinggirannya (2.5D), dan tak hanya enak dipandang, tapi juga bikin terasa lebih nyaman digenggam.

 

Bagian belakangnya pun juga beri lapisan kaca yang sama dengan panel depannya, dengan sedikit sentuhan pola lingkaran konsentris yang membuatnya nampak cantik dan berkilauan. Ditambah lagi, frame alias bingkai yang juga berfungsi sebagai rangka utama dari perangkat ini juga sudah menggunakan bahan metal, dengan finishing garis chrome di sekeliling panel depan maupun belakang.

 

Yaa jelas rawan pecah dong, makanya jangan dijatuhin! Hihihi Zenfone 3 itu kan jargon nya Built For Photography, bukan Built For Dijatuhin. Gitu sih kalo kata om Yahya 😀 Lagian, kalopun case belakangnya itu logam, toh kalo jatuh juga rawan penyok. Terus kalo diganti lagi pake plastik, nanti pada protes lagi karena nggak ada kesan mewahnya.

 

Chandra Ekajaya Senang Asus Zenfone 3
Asus Zenfone 3 Istimewa

 

Lanjut lagi yaa.. Di bagian sisi kanan si smartphone ini, terdapat tombol power dan volume rocker dengan pola lingkaran konsentris. Yap, kali ini ASUS tak lagi menempatkan tombol volume nya di bagian belakang seperti pada Zenfone generasi kedua. Sedangkan di sisi kirinya terdapat slot micro SIM dan microSD yang terlihat tersembunyi sehingga nampak nyaris polos. Lalu dibagian atas terdapat Jack audio 3.5mm, sebuah lubang microphone, dan dibagian bawah terdapat slot microUSB Type-C, lubang speaker, serta another lubang microphone.

 

Detail bagian bawah Zenfone 3Beralih ke bagian belakang, jelas, kita akan menemukan kamera yang nampak sedikit menonjol dan memiliki frame kotak bersudut tumpul, serta ditemani dengan sensor Laser autofocus, dan juga dual LED flash di sisi kiri dan kanannya.

 

Bentuk kamera yang menonjol ini adalah konsekuensi dari body Zenfone 3 yang tipis, sehingga ketebalan dari komponen kamera tak bisa mengimbangi ketebalan dari body Zenfone 3. Tombol volume pada Zenfone 2 yang terletak dibelakang, kini tergantikan oleh sensor sidik jari yang merupakan salah satu fitur baru yang diusung oleh perangkat ini dari generasi sebelumnya.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*